Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Drupal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Drupal. Tampilkan semua postingan

Panduan Menginstal Drupal

Written By Perdi on Rabu, 30 Juli 2014 | 16.58

Cara Instal CMS Drupal-Cara menginstal Drupal. Menginstal drupal tidaklah serumit yang dipikirkan, sebenarnya sama saja dengan menginstal CMS-CMS lainnya seperti WordPress maupun Joomla. Hanya beda tampilannya aja. Berikut ini Langkah-langkah instalasi Drupal:

Pastikan Xampp sudah terinstal di komputer sobat, kemudian silahkan start xamppnya sperti gambar di bawah:

clip_image002

Kemudian copy folder drupalnya ke folder hasil instalasi xampp\htdocs.

Setelah itu, silahkan buka web browser sobat mozila firefox dsb. Ketikkan localhost/drupal maka akan tampil seperti berikut:

clip_image004

Silahkan pilih standard dan klik Save and continue. Kemudian akan tampil pilihan bahasa, tapi karena bahasa yang tersedia hanya satu jadi, silahkan langsung klik Save and continue.

clip_image006

Langkah selanjutnya, kita diminta untuk konfigurasi database. Silahkan masukkan data-data yang diminta. Untuk mengisi semua itu kita harus membuat database terlebih dahulu. Silahkan ketikkan di web browser sobat localhost/phpmyadmin terus buat database disana. Seperti gambar berikut:

clip_image008

clip_image010

Saya contohkan database yang di buat yaitu dbdrupal, pembuatan database sudah selesai kemudian silahkan lanjutkan instalasi drupal yang tadi tertunda.

clip_image012

Silahkan Masukkan Database name yang tadi telah dibuat (ex: dbdrupal), Database username : root dan untuk Database password: kosongkan aja. Setelah semua itu, silahkan klik Save and continue.

clip_image014

Maka akan terlihat proses seperti diatas, silahkan tunggu proses itu hingga selesai.

Langkah terakhir kita diminta untuk memasukan SITE INFORMATION ( Informasi situs yang akan dibuat). Silahkan lengkapi data tersebut.

clip_image016

clip_image018

Site name: Judul situs

Site email adress: email sobat

Username: username untuk login ke halaman belakang(dashboard) situs.

Password: password untuk login ke halaman belakang(dashboard) situs.

Default country : Pilih negara (Indonesia)

Default Time Zone: Zona Waktu (pilih yang Asia/Jakarta)

Setelah semuanya di setting silahkan klik Save and continue.

clip_image020

Instalasi Drupal telah selesai, silahkan klik link Visit your new site untuk melihat halaman depan(localhost/drupal). Dan untuk masuk halaman belakang silahkan ketik localhost/drupal/user maka akan tampil seperti berikut:

clip_image022

Silahkan masukkan username dan password dashboard situs, kemudian klik Log In. Maka akan muncul gambar berikut:

clip_image024

Silahkan pilih menu diatas (Dashboard, Content, Structure dsb.) untuk mengelola situs.

Mungkin cukup disini tentang Cara Menginstal Drupal, Semoga Bermanfaat !

Untuk mengelola situs silahkan baca artikel yang berkaitan tentang Cara Mengganti Tema Drupal.

Setelan Dasar Instalasi Drupal untuk Pemula

Written By Perdi on Selasa, 08 April 2014 | 14.07

Drupal merupakan perangkat sistem pengembangan website yang lumayan kompleks. Dibandingkan versi sebelumnya (< versi 6.x), Drupal versi 7 hadir dengan antarmuka yang lebih baik sehingga memudahkan pengguna pemula dalam melakukan kostumisasi pada Drupal. Namun demikian tidak semua perangkat kostumisasi tertanam secara default. Artikel ini sengaja saya tulis untuk memudahkan pengguna pemula mengenai apa saja yang perlu dan harus dilakukan setelah sukses melakukan instalasi Drupal yang pertama. Beberapa saran dan anjurannya adalah:

  1. Menentukan konsep situs. Anda harus menentukan konsep situs yang akan Anda buat dengan jelas. Perlu Anda ketahui bahwasanya Drupal bisa digunakan untuk membuat sebuah situs Blog pribadi, profil usaha, e-commerce, forum diskusi, web portal dari skala kecil, skala menengah hingga kelas enterprise. Penentuan konsep yang jelas akan meminimalisasi penggunaan modul tambahan sehingga modul yang nantinya kita tambahkan benar-benar yang kita butuhkan. Penggunaan modul yang efisien akan mengakibatkan situs berjalan dengan gegas, cepat dan stabil.
  2.  
  3. Mengaktifkan modul inti. Modul inti berikut ini terkadang belum aktif ketika pertama kali Drupal di install, pastikan Anda mengaktifkan modul ini karena sangat bermanfaat ketika kita akan melakukan konfigurasi situs:
    • Update Manager, modul ini berguna untuk memudahkan pemasangan modul dan tema tanpa melalui control panel hosting. Pastikan situs Anda sudah muncul tautan +Install new Module di kiri atas halaman konfigurasi Module atau +Install new theme pada halaman Appearance
    • Path, modul ini berguna untuk mengkonfigurasi URL ramah sehingga situs mudah dikenali oleh search engine. Pastikan situs Anda sudah bisa mengaktifkan opsi URL ramah melalui Configuration > Search & metadata > URL Friendly.
  4.  
  5. Menambahkan modul kontribusi.
    1. Admin menu, modul ini berguna untuk menampilkan semua sistem menu menjadi menu toolbar yang dropdown sehingga mengurangi memuat halaman secara berulang dan mempersingkat menuju suatu halaman konfigurasi.
    2. Pathauto, berfungsi untuk memudahkan pembuatan URL ramah secara otomatis. Biasanya nama URL ramah berdasarkan judul artikel dan bisa dikonfigurasi sesuai keinginan kita. Dengan konten yang memiliki URL yang ramah akan menjadikan situs kita menjadi SEO Friendly. Modul ini membutuhkan modul token akar bisa diaktifkan.

Contoh URL tidak ramah: http://situsku.com/?q=node/891

Contoh URL ramah: http://situsku.com/cara-mempercepat-akses-website

    1. Wysiwyg, modul ini adalah antarmuka untuk penambahan pustaka teks editor seperti CKEditor, IMCE, TinyMCE dll. Jika Anda suka dengan antarmuka tunggal Anda bisa langsung menggunakan modul CKEditor. (Saya menyarankan CKEditor karena teks editor ini akan menjadi teks editor standar Drupal versi 8).
    2. IMCE, ini adalah modul untuk file manager (upload, delete, resize image) agar berkas bisa diunggah ke server hosting Anda.
    3. Modul Anti Spammer. Modul ini wajib Anda tanam di situs Anda untuk menghindari gangguan dari pengguna usil terutama serangan dari robot-robot spammer. Dan saya sangat menganjurkan modul Captcha free dan Honeypot sebagai modul anti spammernya. Selain mudah dalam konfigurasinya juga sangat kuat dan tidak membutuhkan pendaftaran ke server pihak ketiga seperti modul Mollom (walaupun bagus tapi membutuhkan registrasi di server lain dan kadang mengganggu kinerja sistem kita sendiri). Dari pengalaman pribadi, menggunakan salah satu dari dua modul diatas benar-benar ampuh untuk mengurangi spammer hingga nyaris tidak ada gangguan.
    4.  
  1. Mematikan modul inti.
    1. Overlay. Walaupun memudahkan dengan tampilannya yang menarik, tapi sangat lambat jika digunakan pada jaringan internet yang standar. (Dan modul ini tidak digunakan lagi pada Drupal 8).
    2. Toolbar. Modul ini tidak bisa menampilkan menu secara dropdown, fungsinya tergantikan dengan modul Admin menu.
  2.  
  3. Anjuran konfigurasi sistem.
    • Jika situs Anda tidak memiliki pengguna tambahan aktifkan opsi pendaftaran anggota menjadi [x]Only administrator dari menu admin/config/people/accounts.
    • Jika situs Anda mayoritas anggotanya adalah pengguna dari Indonesia aktifkanlah opsi bahasa lokal dengan Bahasa Indonesia untuk memudahkan pengguna yang mengaksesnya. Aktifkan modul inti Locale dan impor berkas terjemahan antarmuka Drupal bahasa Indonesia dari situs resmi.
    • Aktifkanlah Cache situs, untuk mempercepat akses ke pengguna anonim. Jika informasi situs Anda jarang diperbarui, setel masa aktif cache dengan durasi yang lama dan sebaliknya jika situs Anda sering mengalamai perubahan data setel dengan masa waktu yang lebih cepat.
    • Aktifkan pemampatan berkas CSS tunggal, terutama jika situs Anda digunakan untuk mengakomodasi pengguna dari browser versi lama (Internet Explorer). Centang opsi [x] Aggregate and compress CSS files pada konfigurasi menu Performance.
  1.  
  2. Anjuran pemilihan tema.
    • Pilihlah tema yang bersifat responsive yakni tema yang bisa menyesuaikan tampilan secara otomatis pada berbagai jenis piranti gadget pengakses situs. Dengan tema yang responsive Anda tidak perlu membuat disain situs yang berbeda-beda untuk berbagai macam gadget.
    • Pilihlah tema yang support HTML5.
    • Jika punya kemampuan ngoprek atau mau belajar untuk ngoprek tema, gunakanlah tema framework dan buatlah tema turunannya (subtema). Tema framework yang populer adalah Zen, Omega, Adaptive , Bootstrap dll.
    • Jika Anda sudah familier atau fanatik dengan tema tertentu tetapi memiliki jumlah kolom dan region yang tidak memadai (sedikit), gunakanlah modul Panel. Dengan modul ini tema favorit Anda akan memiliki jumlah kolom dan region yang nyaris tak terbatas.

 

Sumber:

drupal.or.id

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Belajar Blogger dan Komputer - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger